Monday, April 15, 2013

CINTA TANAH AIR

Tunjukkan rasa cinta Tanah Air


Tepat 17 Agustus 1945, proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan ke penjuru dunia. Artinya, telah 64 tahun bangsa Indonesia meraih kemerdekaan dari cengkeraman penjajah. Kemerdekaan bangsa Indonesia bukan hadiah dari penjajah, tetapi hasil kerja keras pejuang kemerdekaan Indonesia yang mempunyai mimpi besar mewujudkan kemerdekaan bangsa melalui perjuangan.

Kegiatan seperti upacara 17-an, lomba dan sebagainya tidak tepat dianggap sebagai bentuk pemaknaan terhadap kemerdekaan yang dilaksanakan hanya setahun sekali. Padahal dalam memaknai kemerdekaan yang diperoleh melalui perjuangan yang berat, setahun sekali itu tidak cukup.
Mengenang kembali jasa pahlawan/pejuang kemerdekaan dan melakukan intropeksi pada diri kita mengenai kontribusi yang diberikan untuk mengisi kemerdekaan, merupakan cara yang dapat kita lakukan sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai rasa cinta Tanah Air dalam memaknai kemerdekaan. Mengenang jasa pejuang kemerdekaan bukan hanya mengetahui sejarah perjuangan mereka. Kita harus bisa menjadikan perjuangan mereka sebagai motivasi untuk berjuang memberikan sesuatu yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Usaha pejuang dalam mewujudkan mimpi mereka agar Indonesia merdeka, dapat kita jadikan sebagai inspirasi dalam mewujudkan mimpi kita agar Indonesia lebih baik di masa mendatang. Memaknai kemerdekaan juga dapat kita lakukan dengan ikut berkontribusi dalam kemajuan bangsa. Antara lain memajukan mutu pendidikan dengan giat belajar, berpartisipasi dalam pemilihan umum, bangga menggunakan bahasa Indonesia dan produk buatan dalam negeri.

Oleh karena itu, mari kita berusaha memaknai kemerdekaan Indonesia yang diraih dengan susah payah oleh pahlawan kemerdekaan dengan membuktikan rasa cinta Tanah Air kita. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan negara, memberikan kontribusi sebagai wujud usaha untuk memajukan bangsa Indonesia. Bangga terhadap Indonesia, merupakan wujud rasa cinta kita kepada negeri ini. Semoga Indonesia menjadi lebih baik.



No comments:

Post a Comment

Post a Comment